Monday, March 21, 2005

Ada Apa dengan Aku ?

Pernah chatting ? pasti kenal dengan istilah asl pl (bagi yg belum tau, tp kayanya ga mungkin deh ya, cuma untuk jaga-jaga aja asl pl itu adalah age sex location please). Tapi kadang-kadang dari namanya kita sudah bisa menebak apa jenis kelamin seseorang. Kecuali kalau namanya meragukan, seperti Endang. Kalau di daerah asalku di Surabaya nama Endang sudah bisa dipastikan digunakan oleh orang berjenis kelamin perempuan, tapi kalau di Jawa Barat (misalnya) nama Endang bisa disandang oleh seorang laki-laki.

 

Karena aku dasarnya suka chatting tanpa pura-pura (soalnya aku paling susah disuruh ngarang-ngarang) maka id-ku pun mudah diingat yaitu namaku. Maka tidak heran setiap kali id-ku muncul available di YM maka adaaaaa aja yang nge-ding aku, karena namaku berciri perempuan banget dan yang nge-ding sebagian besar memang laki-laki.

 

Nah, sudah 1 pekan terakhir ini suamiku memasang Skype untuk VOIP dan dia mengeluh, begini

 

“Aku tuh heran banget, sudah 1 jam aku login dengan nama Rustamaji tidak ada yang add aku friend, tidak ada yang nge-buzz aku, bener-bener sepi, aku cuma berhubungan dengan teman-teman yang aku kenal aja, tapi begitu aku login dengan nama Rina belum 5 menit sudah beberapa orang yang berusaha add sebagai friend dan kebanyakan laki-laki”

 

 

 

 

 

 

Posted by rina rinso at 12:56:27 | Permalink | Comments (2)

Dunia Maya

 

Internet, e-mail, chating. Kapan ya aku kenal kata-kata itu… ? Seingetku di akhir tahun ajaran 94-95 aku dan Vietha ikutan seminar tentang internet (kala itu mungkin masih wow…tapi kalau sekarang inget jadi malu). Tapi dengan yakin aku bisa bilang pada tahun ajaran 96-97 aku sudah punya alamat e-mail. Alamat e-mailku yg pertama adalah rina206@cyberlib.itb.ac.id. He he he masih inget banget. Rina adalah namaku 206 adalah kode dimana aku murid S-2 jurusan biologi. Dapet fasilitas dari kampus, bisa ngewarnet di perpusatakaan pusat. Kemudian punya alamat e-mail di rocketmail beberapa bulan kemudian (diajarin sama suamiku yg waktu itu statusnya sebagai kekasih, ceilaaa….). dan akhirnya tak terbendung…melanglang di dunia maya.

 

Tetapi sayang sekali aku justru tidak mengikuti milis (milist kali ya kan kependekan dari mailing list) tentang keluarga, tentang kehamilan atau tentang anak, saat aku hamil. Aku baru kenal dengan milis yang ‘berbau’ keluarga saat Nadya berumur 4 bulan, saat aku mulai tidak merasa bersalah untuk connect internet saat bayiku sedang tidur, he he he.

 

Dunia serasa sempit dengan adanya internet. Teknologi canggih ini juga sempat dirasakan mama-papaku mengikuti pertumbuhan cucu-cucu mereka, Nadya dan Arief. Hampir tiap minggu kami (aku dan adikku) mengirim foto-foto bayi-bayi kami via e-mail kepada eyangnya yang jauh di Surabaya. Setiap kali kami selesai kirim e-mail langsung sms melayang dengan pesan

 

“Eyang, bunda baru kirim foto lho, bisa buka e-mailnya”

 

(tapi kegiatan itu sekarang sudah tidak berlangsung, soalnya kalau eyangnya atau cucunya kangen udah bisa telpon)

 

Posted by rina rinso at 11:17:54 | Permalink | No Comments »