Pagi ini ada telpon dari Pasuruan. Ada apa gerangan ? Rupanya salah seorang kolega saat aku masih bekerja di P3GI (Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia) ingin minta ijin tertulis untuk mempublikasikan tulisanku tentang hama tebu. Hahhh…berarti selama 4 bulan kerja di P3GI aku sempat bikin penelitian dan menulisnya ya..?? Wah.. by the way akhirnya setengah gak percaya aku setuju dan memberi ijin untuk mempublikasikan tulisanku itu. Selama beberapa menit aku masih gak percaya dengan ‘prestasi’ kalau boleh dibilang begitu, yang aku buat selama bekerja di sebuah pusat penelitian.
Kok tiba-tiba jadi ingin bekerja lagi ya ? Tentu saja sebagai peneliti. Kaya’nya asyik gitu tenggelam diantara buku-buku, jurnal-jurnal, laporan penelitian yang lain… Bukannya sekarang kegiatan meneliti Nadya tidak menarik, tapi kegiatan meneliti di sebuah pusat penelitian sepertinya juga akan bisa menambah ilmu untuk meneliti Nadya.
Atau hanya keinginan sesaat ?
Entahlah. Sejak selesai sekolah aku memang tidak ingin pindah ke lain hati untuk terjun di bidang lain selain biologi. Setiap kali ada lowongan pasti aku lihat, kalau management trainee langsung aku coret dari daftarku. Nah begitu ada selebaran di TU pendidikan tentang lowongan sebagai peneliti di Pasuruan aku langsung berangkat, udah gitu ternyata aku diterima. Ah..masa lalu..
Mengingat masa lalu, kalau ada yang tanya :
“Mau jadi apa ?”
Dokter jadi piliha pertama. Kemudian saat Oom-ku ada yang kuliah di pertanian, maka ide lain muncul
“Mau jadi insinyur pertanian”
Dan entah sejak kapan aku semakin memfokuskan tujuanku untuk menjadi seorang peneliti. Mungkin setelah sadar aku gak bisa jadi guru yang baik saat ngasih asisten praktikum Ekologi Tumbuhan. Masih bisa gak ya aku kerja di sebuah lembaga penelitian….???
