Alhamdulillah… sudah lahir
Alhamdulillah, putera kami telah lahir dengan selamat.

Akhirnya, project besar kami dengan nama sandi “Alkadio” rampung sudah. Setelah berada dalam kandungan Bunda hampir 41 minggu, putera kedua kami, laki-laki, lahir pada Hari Minggu, 22 April 2007, Pukul 18.00 WIB di Rumah Sakit Bersalin Duren Tiga, Jakarta dengan berat 3,7 kg dan panjang 50 cm.
Selanjutnya, putera kami tersebut kami beri nama “Ivan Aprianto Rustam”. Mohon dipanggil Ivan (bukan Ipan ataupun Aifen).
Ivan lahir melalui operasi cesar. Beberapa hari sebelumnya, sebetulnya Bunda telah berusaha keras agar dapat melahirkan Ivan secara normal, misalnya, melakukan ritual rutin “knee-chest” agar posisi Ivan siap lahir dengan kepala di bawah, kemudian jalan-jalan kaki agar posisi kepala segera turun, makan sate Bu Tri, “induksi” kecil dan terakhir induksi besar dengan infus. Pendek kata, Bunda telah berusaha keras agar bisa melahirkan secara normal.
Hari Minggu pagi jam 9 tanggal 22 April 2007 Bunda udah masuk di RB Duren Tiga dan proses induksi dimulai jam 12 siang. Sebetulnya induksi tersebut berhasil, buktinya Bunda mulai kontraksi jam 1 siang, mules dan akhirnya ketuban pecah jam 3 sore (sudah bukaan 5) trus pindah ke ruang tindakan sudah sampai tahap bukaan 7 yang artinya sebentar lagi Ivan akan keluar. Tapi sejak bukaan 7 kepala Ivan nggak mau turun-turun, malahan detak jantungnya melemah. Akhirnya, Dokter Sri Pudyastuti menyarankan agar segera dioperasi. Dan kami menyetujuinya. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar (kelihatannya, soalnya Ayah nggak ikutan masuk, dan Bunda dibikin tidur waktu menjalani operasi) dan lahirlah Ivan dengan berat 3,7 kg panjang 50 cm. Semoga blog ini masih ada ketika Ivan sudah bisa membaca agar dia tahu betapa besar pengorbanan Bundanya untuk melahirkannya.
Tiada kata yang patut kami ucapkan selain kata syukur atas rejeki berupa Amanah untuk merawat dan membesarkan seorang anak. Semoga kami diberi kekuatan untuk menjaga Amanah ini agar kelak nanti putera kami bisa menjadi anak yang Sholeh dan berilmu, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi agama, negara dan jagad-raya, sehingga dapat menjadi kebanggan kami kelak. Amin ya Robbal Alamin.
Gambarnya menyusul ya.
NB:
Diary ini ditulis oleh Ayah waktu bunda sedang recover sehabis melahirkan.
