Wednesday, April 25, 2007

Alhamdulillah… sudah lahir

Alhamdulillah, putera kami telah lahir dengan selamat.

 

Akhirnya, project besar kami dengan nama sandi “Alkadio” rampung sudah. Setelah berada dalam kandungan Bunda hampir 41 minggu, putera kedua kami, laki-laki, lahir pada Hari Minggu, 22 April 2007, Pukul 18.00 WIB di Rumah Sakit Bersalin Duren Tiga, Jakarta dengan berat 3,7 kg dan panjang 50 cm.

Selanjutnya, putera kami tersebut kami beri nama “Ivan Aprianto Rustam”. Mohon dipanggil Ivan (bukan Ipan ataupun Aifen).

 

Ivan lahir melalui operasi cesar. Beberapa hari sebelumnya, sebetulnya Bunda telah berusaha keras agar dapat melahirkan Ivan secara normal, misalnya, melakukan ritual rutin “knee-chest” agar posisi Ivan siap lahir dengan kepala di bawah, kemudian jalan-jalan kaki agar posisi kepala segera turun, makan sate Bu Tri, “induksi” kecil dan terakhir induksi besar dengan infus. Pendek kata, Bunda telah berusaha keras agar bisa melahirkan secara normal.

 

Hari Minggu pagi jam 9 tanggal 22 April 2007 Bunda udah masuk di RB Duren Tiga dan proses induksi dimulai jam 12 siang. Sebetulnya induksi tersebut berhasil, buktinya Bunda mulai kontraksi jam 1 siang, mules dan akhirnya ketuban pecah jam 3 sore (sudah bukaan 5) trus pindah ke ruang tindakan sudah sampai tahap bukaan 7 yang artinya sebentar lagi Ivan akan keluar. Tapi sejak bukaan 7 kepala Ivan nggak mau turun-turun, malahan detak jantungnya melemah. Akhirnya, Dokter Sri Pudyastuti menyarankan agar segera dioperasi. Dan kami menyetujuinya. Alhamdulillah, operasi berjalan lancar (kelihatannya, soalnya Ayah nggak ikutan masuk, dan Bunda dibikin tidur waktu menjalani operasi) dan lahirlah Ivan dengan berat 3,7 kg panjang 50 cm. Semoga blog ini masih ada ketika Ivan sudah bisa membaca agar dia tahu betapa besar pengorbanan Bundanya untuk melahirkannya.

 

Tiada kata yang patut kami ucapkan selain kata syukur atas rejeki berupa Amanah untuk merawat dan membesarkan seorang anak. Semoga kami diberi kekuatan untuk menjaga Amanah ini agar kelak nanti putera kami bisa menjadi anak yang Sholeh dan berilmu, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi agama, negara dan jagad-raya, sehingga dapat menjadi kebanggan kami kelak. Amin ya Robbal Alamin.

 

 

Gambarnya menyusul ya.

 

NB:

 

Diary ini ditulis oleh Ayah waktu bunda sedang recover sehabis melahirkan.

Posted by rina rinso at 01:36:37 | Permalink | Comments (7)

Tuesday, April 17, 2007

Keluarga Rustamaji

Narsis sedikit ahhh..

Foto ini diambil pas long weekend kemarin di Bandung. Karena di Bandung kemana-mana serasa dekat, jadi kita ke Jonas di Jl. Banda. Maunya sih di Jonas yg di Jl. Batik Jonas yg relatif deket denga rumah di Cikutra, tapi karena katanya studio yg bagus ada di Jl. Banda jadinya hari Sabtu tgl 7 April kita foto.

Ini foto keluarga Rustamaji yang ke-2. Yang pertama foto di Jonas Surabaya pas Nadya umur 1 tahun. Foto keluarga di sini maksudnya foto serius di studio foto. Kalau kebiasaan eyang Sujak sih, keluarganya foto setiap kali lebaran idul fitri, kalau mama dan papa kita foto keluarga kalau anniversarry pernikahan, kalau keluarga Rustamaji ??? Kita belum menemukan waktu yg tepat. Yang jelas foto pas saat anniversary pertama ada, aku hamil tua Nadya ada, dan kali ini foto keluarga pas hamil tua adiknya Nadya.

Posted by rina rinso at 12:10:04 | Permalink | Comments (1) »

Friday, April 13, 2007

Alhamdulillah sudah masuk minggu ke-39, kepala Alkadio juga sudah dibawah

Alhamdulillah kontrol Kamis malam kemarin posisi kepala Alkadio sudah ada di bawah. Sudah bikin deg-deg-an bunda nih si Alkadio. Soalnya menurut teori di minggu 32 seharusnya kepala sudah ada di bawah tapi Alkadio masih seneng muter-muter, kadang melintang dengan kepala di kiri, kadang di kanan, trus sungsang juga pernah, tapi alhamdulillah tadi malam kepala Alkadio sudah di bawah. Berarti bunda tinggal nunggu mules aja nih. Semoga lancar ya.. Kalaupun pas kontrol tadi malam ternyata posisi kepala Alkadio belum ada di bawah, maka aku harus memilih tanggal operasi. Duhhhh… kalau baca sharing temen-temen di milis kok sesakit-sakitnya melahirkan normal masih sakit melahirkan dengan operasi :( Emang sih aku gak akan maksa untuk melahirkan normal lagi, tapi kalau masih bisa diusahakan normal kan ya alhamdulillah…)

Tentang nama. Emang bener mau dikasih nama Alkadio ?? Atau tepatnya Doni Alkadio. Entahlah. Nama unik itu dilontarkan Nadya dalam perjalanan jakarta-bandung di sepanjang jalan tol Cipularang. Terima kasih kepada Dini yang sudah meminjamkan buku nama-nama bayi. Sekarang lagi bingung nih. Dulu kaya’nya gak terlalu sulit untuk menemukan nama Nadya, tapi kalau untuk nama bayi (insya Allah) cowok kok kaya’nya ribet ya… abis maunya kan kalau cowok tuh yang gagah, perkasa, baik hati, rendah hati, pinter, kaya, cerdik, taat ibadah, jadi pemimpin… halah…banyak banget harapan yg ditumpukan ya. Sementara saat tahu punya anak perempuan yg terbayang kok hanya keindahan aja…

Tentang ilmu bayi baru. Terima kasih kepada Devi yang dengan senang hati mengantarkan bundelan warisan dari Yuli mama Bumi ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam hal bayi baru itu ke rumah. Meskipun dulu pernah punya bayi tapi di usia yang sudah makin udzur ini emang perlu meng-update ilmu pengetahuan, tentang ASI, imunisasi, dll. Terima kasih ya…

So Doni Alkadio, kami (ayah, bunda, dan ceuceu Nadya) sudah siap menyambut kehadiranmu.

Posted by rina rinso at 07:03:00 | Permalink | Comments (1) »