Tuesday, November 20, 2007

Ivan dan Nadya bulan ini

Alhamdulillah Ivan sudah hampir 7 bulan.
Perkembangan Ivan selain sudah mulai merayap, giginya 2 buah di bawah sudah keluar dan guess what…. Ivan sudah bisa berdiri sambil berpegangan.

Agak kaget juga secara dulu Nadya baru bisa berdiri dengan posisi seperti itu pas umur 8 bulan 10 hari, sedangkan Ivan baru beberapa hari setelah genap 6 bulan sudah menunjukkan kemampuan berdirinya itu. Hasilnya bisa ditebak, sekarang Ivan lebih asik untuk berusaha memanjat sesuatu dan berdiri ketimbang merangkak (sekarang Ivan bisanya merayap).

Sedangkan Nadya sudah asik bersepeda roda 2. Yup, baru kali ini Nadya bisa bersepeda dengan leluasa di halaman Diklat PLN di ragunan, soalnya setiap hari Minggu mas Tras badminton di situ jadi kita ikut nebeng jalan-jalan menghirup udara segar bebas polusi.

Posted by rina rinso at 01:09:01 | Permalink | Comments (2)

Saturday, October 27, 2007

Behind the Scene “ASI eksklusif 6 bulan untuk Ivan”

Sebetulnya kesuksesan menyusui Ivan secara eksklusif 6 bulan tidak terlepas dari peran mas Tras dan Nadya. Kesuksesan ini mungkin juga “kurang gregetnya” bila dibandingkan dengan teman-teman dari milis yg aku ikuti dimana mereka sukses memberikan ASI eksklusif 6 bulan meskipun kerja kantoran. Sedangkan aku kan hanya ibu rumah tangga yang di rumah aja. Karena itu aku gak crita di milis ttg keberhasilanku memberikan ASI 6 bulan lha wong aku belum ada apa-apanya dibandingkan dengan pejuang ASI yang lain.

Aku salut banget dengan ibu bekerja yang rela memerah ASI-nya di sela-sela waktu kerjanya di kantor. Atau ada juga yang suaminya mesti bolak-balik jadi delivery man mengantar ASI perahan ke bayi di rumah. Atau ada ibu-ibu yang mendonorkan ASI-nya ke ibu lain yg kekurangan ASI. Dibandingkan mereka, aku gak ada apa-apanya. Tapi semoga sharing ini bisa jadi catatanku yang kelak bisa dibaca Nadya atau Ivan.

Aku baru tahu kalau yg minta Ivan di beri ASI eksklusif ke suster tempat aku melahirkan adalah mas Tras. Yup. Waktu akhirnya aku diputuskan harus operasi karena ketuban sudah hijau, kepala Ivan belum turun dan denyut jantung Ivan lemah setiap kali aku kontraksi (semua faktor itu sering disebut gawat janin) deg-deg-an banget. Langsung teringat cerita seorang ibu yg langsung koma setelah dioperasi. Tegang banget deh sampai tensiku naik jadi 180 (yg sistole-nya) sampai gak bisa minta ELO ke DSOG gak sempat minta ASI eksklusif ke DSA. Baru setelah Ivan beberapa bulan aku tanya ke mas Tras, kok susternya tahu ya aku mau Ivan ASI eksklusif. Mas Tras jawab, soalnya pas bayi Ivan dibawa keluar ruangan operasi aku bilang ke susternya kalau Ivan mau ASI eksklusif. Ealahhhh ternyata mas Tras to yang bilang. Dan bener lho Ivan hanya dapat ASI. Malam itu beberapa jam (2 atau  3 jam) setelah operasi Ivan disodorkan ke aku untuk diberi ASI.

Setelah itu 2 minggu petama adalah minggu yg melelahkan bagiku yang tidak terbiasa bangun beberapa kali di saat malam. Penyesuaian. Dan alhamdulillah mas Tras mau bebagi ketidakenakan tidur itu. Biasanya setelah aku kasih ASI maka tugas mas Tras adalah menggendong Ivan sampai sendawa atau tertidur kembali.

Alhamdulillah meskipun hanya ASI saja selama 6 bulan pertama Ivan termasuk anak yg montok (hehehe lihat dulu dong ayah-bundanya). Ini rekaman berat badan Ivan

 

22 – 4 - 2007 = 3,7 kg

23 - 5 - 2007 = 5,3 kg

23 – 6 - 2007 = 6,8 kg

4 – 8 - 2007 = 8,1 kg

21 – 8 -  2007 = 8,7 kg

9 – 9 - 2007 = 9,3 kg

 

(kok daftar berat badannya gak rutin tiap bulan ya..?? iya soalnya bundaku sekarang udah pinter, tahu tentang imunisasi simultan dan iminusasi kombo jadi Ivan gak perlu tiap bulan ke dokter untuk imunisasi, kalaupun ada data-data lain biasanya bunda timbangin aku di klinik Kancil tempat kakak Nadya berenang tiap selasa atau sabtu)

 

alhamdulillah dengan badannya yang montok gitu orang yang melihat Ivan tidak underestimate karena Ivan hanya diberi ASI. Mereka pada bilang oh…. Berarti ASI-nya cocok hehehe… coba deh kalau Ivan langsing pasti mereka akan berkomentar beri aja susu formula. Waduh… ibu-ibu itu kurang percaya diri kalau hanya memberikan ASI yg notabene paling bagus dan gratis. Mereka justru lebih bangga kalau anaknya minum susu formula apalagi kalau cocoknya yang mahal. Well..menurutku sih sayang banget, sesuatu yang paling bagus dan gratis malah disia-siakan karena kurangnya ilmu.

 

Kalau peran Nadya ???

Syukur alhamdulillah Nadya tidak kalah hebohnya menyambut adik bayi di rumah. Karena Nadya saat itu sudah lebih dari 5 tahun jadi aku tidak terlalu repot lagi untuk mengurus Nadya secara di rumah tidak ada asisten yg nginep. jadi dengan tidak terlalu banyak melayani Nadya aku sangat terbantu untuk memberi ASI eksklusif ke Ivan. Soalnya kata pakar ASI stok ASI dipengaruhi keadaan emosi ibu. Kalau ibunya stress bisa saja jumlah ASI berkurang (biasanya terjadi pada ibu bekerja yg sedang ada deadline).

Posted by rina rinso at 00:19:22 | Permalink | Comments (4)

Monday, August 6, 2007

Belajar Membuat Sushi

Hari Minggu daripada jalan-jalan tidak tentu tujuannya, kita belajar bikin sushi yuk di Ra Sushi di CITOS. Ceritanya sih berawal dari Fetty yang pernah ngajak ikutan kids cooking class di CITOS (waktu itu bikin dorayaki) trus nama dan nomer hp-ku di simpan sama penyelenggara kids cooking club, jadi kalau ada acara kids cooking club aku di sms-in diundang.

Dulu pas umur Ivan baru beberapa minggu, aku pernah di sms diundang ikutan kids cooking class ini, tapi aku gak ikut secara Ivan masih bayi banget. Kalau sekedar jalan-jalan sih gpp tapi kalau sampai ikutan suatu acara aku belum mau. Alhamdulillah pas aku ajak Ivan ke Ra Sushi dia asik-asik aja. Tenang, gak rewel dan seperti biasa menebar senyum kepada siapapun yang menyapanya.

   

Karena judulnya kids, maka yg ikutan ya anak-anak. Aku ajak Arief juga karena aku tahu obsesinya menjadi tukang masak sangat menggebu-gebu. Dan ternyata aku gak salah ngajak Arief di acara masak-memasak seperti ini. Selain Arief memang tertarik, hasil sushi-nya dikasih ke Nadya secara Nadya laper banget hehehe. Untungnya Nadya doyan sushi, soalnya aku emang belum pernah makan sushi.

 

Posted by rina rinso at 06:38:19 | Permalink | No Comments »

Tuesday, July 24, 2007

Ivan 3 bulan

Hari ini Ivan genap 3 bulan dan kemarin Ivan sudah dikhitan. Yup, atas kemaunku dan persetujuan mas Tras akhirnya Ivan dikhitan. Alasan yg aku kemukakan antara lain demi kesehatan dan kebersihan Ivan sendiri mengingat kalau bayi laki-laki bagian kulup atau penutup kepala penis mesti dibersihkan, kalau gak rajin membersihkan akan ada banyak kotoran dan bisa menyebabkan infeksi. Selain itu juga praktis dan ekonomis. Sebetulnya sih aku kepingin pas masih bayi baru lahir tapi katanya biar ibunya sembuh dulu dari proses melahirkan jadinya aku tunda terus meng-khitankan Ivan padahal pas kontrol 1 bulan sempat tanya ke DSA dan dokternya juga setuju Ivan dikhitant bayi. Aku baru sadar pas Ivan udah mulai miring-miring tanda udah mau tengkurep. Walah… sebelum Ivan bener-bener bisa mengkurep akhirnya hari Sabtu kemarin kita pergi ke Bekasi Timur untuk khitan. Kenapa ke Bekasi Timur ?

 

Pertama dia adalah klinik khitan cabang dari Bandung yg terkenal itu. Kemudian harganya juga jauh lebih ekonomis daripada kalau mesti khitan ke dokter, lha wong sebetulnya mantri aja juga bisa kok. Begitulah alasanku.

 

Malam pertama kemarin Ivan, seperti yg sudah kita duga, gelisah. Selain sakit atau ada rasa gak enak di penisnya bisa jadi Ivan juga kesel karena gak bisa bobok dengan posisi tengkurap. Selama ini Ivan emang lebih banyak bobok dengan posisi tengkurap.

 

Oh iya Jumat malam sebelum Ivan khitan kok ya ndilalah aku kena pilek dan Nadya demam. Sabtu dini hari aku mendapati hidungku meler sedangkan Nadya sejak jam 1 pagi sudah merasa badannya gak enak. Alhamdulillah Sabtu pagi Nadya sudah gak demam. Sempat agak khawatir juga sih Nadya demam di dini hari itu, meskipun suhu tubuhnya baru 38 (yg menurut milis sehat belum perlu obat penurun panas) tapi aku khawatir suhu tubuhnya naik terus dan aku gak punya obat penurun demam anak. Akhirnya hari sabtu jam 05.48 kita meluncur ke Bekasi Timur. Alhamdulillah perjalanan lancar. Gak sampai 30 menit kita sudah sampai di tempat, bahkan tempatnya juga belum dibuka. Jam 06.45 Ivan dibawa masuk ke dalam (selama proses khitan ortu gak boleh ikut masuk) dan jam 07.12 Ivan sudah keluar. Hebat lho Ivan gak nangis. Si anak ginuk-ginuk itu akhirnya menangis karena kelaparan, ya iya Ivan terakhir mimik ASI jam 4 pagi. Jam 8 kita sudah ada di rumah.

Posted by rina rinso at 07:39:33 | Permalink | Comments (2)

Wednesday, June 27, 2007

Ivan 2 bulan, Nadya lulus TK

Alhamdulillah Ivan sudah melewati masa 2 bulan. Banyak perkembangan baru dari Ivan dan mencengangkan. Misalnya Ivan sudah mulai ngoceh, tidur Ivan kalau malam sudah mulai panjang (kalau ini yg seneng bundanya, secara bundanya tukang tidur gitu hihihi).

Ada julukan baru Ivan dari Nadya. Kuda Nil. Waaaaa masa’ Ivan disebut kuda nil nak.

“Iya, abis adik kalau tengkurep kaya’ kuda nil” gitu kata Nadya

Apa iya Ivan kalau tengkurep seperti kuda nil ?

Oh iya, kemarin eyang datang lho. Jauh-jauh dari Surabaya hanya untuk melihat Nadya dan Arief naik panggung di acara perpisahan di TKI Darul Hikmah. Nadya dapat tugas membaca sambutan yang mewakili anak TK Nol Besar dan jadi guru bahasa Inggris di sesi conversation. Sedangkan Arief dapat tugas menari tarian “Nelayan” dan jadi guru untuk conversation bahasa inggris dan arab.

Di bawah ini foto Ivan dan eyang ti. Saat itu Ivan baru selesai mandi sedangkan eyang ti sudah siap-siap mau balik ke Surabaya.

Kalau dilihat, ternyata bayi ivan mirip dengan bayi nadya lho. Ini ada gambar nadya 2 bulan dan ivan 2 bulan. Rupanya yg beda bentuk kepalanya, soalnya nadya lahir dengan proses normal sedangkan ivan dengan operasi. Tapi ndut-nya sih sama. Apalagi pas kontrol dan imunisasi saat ivan 2 bulan, beratnya udah 6,9 kg (plus baju dan diapers)

 

Ini foto centil Nadya, kenang-kenangan lulus TK.

 

Posted by rina rinso at 00:17:50 | Permalink | Comments (4)